Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional
Bismillahirohmanirohim,
Assalamualaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah berkat rahmat, taufik dan hidayah Allah SWT sampai saat ini kita diberikan nikmat kesehatan dan Insya Allah selalu dalam lindunganNya, selamat dunia sampai akherat, amin.
Salam dan sholawat kita panjatkan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang telah membimbing umatNya untuk menjauhi larangan-laranganNya dan menjalankan perintah-perintahNya.
Salam sejahtera untuk kita semua ….Selengkapnya..
Visi SMP Negeri 1 Probolinggo sebagai rintisan SBI adalah :
“Beriman, bertaqwa, cinta lingkungan, dan berdaya saing global”.Visi SMP Negeri 1 Probolinggo sebagai rintisan SBI adalah :
1.Mengembangkan sikap dan perilaku patuh terhadap ajaran agama yang dipeluknya, 2.Mengembangkan sikap dan perilaku toleran terhadap pemeluk agama lain, 3.Mengembangkan perilaku sopan dan kebiasaan berkomunikasi yang santun, 4.Mengembangkan kecerdasan emosional dan sosial, 5.Mengembangkan kebiasaan hidup sehat, 6.Mengembangkan sikap dan perilaku peduli terhadap lingkungan sekitar, 7.Mengembangkan sikap dan perilaku hemat energi dan sumber daya alam, 8.Mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris aktif lisan dan tulis, 9. Mengembangkan kegiatan akademis dan non akademis untuk mencapai prestasi tingkat internasional dan 10.Mengembangkan penguasaan teknologi informasi dan komunikasi.
SMP Negeri 1 Probolinggo menyadari bahwa untuk mencapai visi dan menjalankan misi yang dicanangkan diperlukan usaha keras dan panjang dan kerjasama yang erat diantara seluruh unsur di sekolah. Disadari pula bahwa untuk itu akan banyak sekali kendala dan ujian yang akan menghadang. Oleh karenanya, diperlukan sebuah kekuatan moral yang kokoh agar upaya panjang yang berat ini dapat dilaksanakan dengan baik.
Diintisarikan dari pernyataan visi sekolah, sebagaimana dapat dilihat dalam judul tulisan ini, pernyataan moral force yang dipilih adalah: Intellectually, emotionally and socially excellent. Pernyataan ini sekaligus berfungsi sebagai quality control terhadap seluruh program yang dibuat dan aktivitas untuk menjalankan program tersebut serta mutu sumber daya manusia yang melaksankannya.
Agar berfungsi maksimal, moral force ini harus diinternalisasikan kedalam diri setiap individu di sekolah ini sehingga menjiwai seluruh aktivitas yang dilaksanakan dari penyusunan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut program.
Dalam rangka menjalankan roda pengelolaan sekolah dalam suasana ekspektasi yang semakin tinggi tersebut diperlukan manajemen sekolah yang kuat dan visioner. Untuk itu, sekolah dikelola dengan penerapan manajemen berbasis sekolah (MBS) yang makin kokoh dan mandiri.
MBS yang kokoh dan mandiri antara lain ditandai dengan semakin banyaknya keputusan-keputusan sekolah yang diabdikan untuk kepentingan sekolah yang spesifik sesuai dengan kepentingan institusional sekolah dan para stake holder-nya, dengan siswa sebagai pusatnya.
Untuk ini, peran serta yang lebih aktif dari Komite Sekolah dan masyarakat yang lebih luas semakin hari menjadi semakin penting. Dalam rangka inilah, sekolah mengembangkan Komite Sekolah emnjadi Komite Kelas agar dapat dijaring derajat partisipasi yang semakin kuat dan beragam. Disamping itu, manajemen sekolah diarahkan untuk mencapai standar ISO 9001:2000.