1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer>
Rabu, 10 Maret 2010

Moving Class

PDF Cetak Email

Ditulis oleh Admin Jumat, 05 Juni 2009 00:00

moving Pendidikan merupakan jembatan menuju kesuksesan. Siapapun yang hidup di dunia ini, berhak untuk mendapatkan pendidikan terbaik. Untuk itu, tak disalahkan apabila setiap orang tua menjadi sangat hati-hati dalam menentukan sekolah untuk buah hatinya.

Menurut Wiwik Hariono, guru TIK, SMPN Negeri 1 Kota Probolinggo, sekolah yang tepat dengan era globalisasi saat ini adalah sekolah yang menyelenggarakan pendidikan dengan kurikulum berstandar internasional, namun juga menekankan nilai-nilai akhlak yang mulia kepada anak didiknya. Sehingga dihasilkan insan cendekia dengan akhlak yang terpuji. Wiwik mencontohkan SMP Negeri 1. ”SMP Negeri 1 didirikan dengan harapan mampu menyelenggarakan pendidikan berstandar global, tanpa mengesampingkan pembangunan karakter para siswanya,”kata Wiwik. Tentu saja, hal itu bukan sekadar isapan jempol semata. Implementasi misi pendidikan yang diemban SMP Negeri 1 pun secara konsisten telah diterapkan pada sistem belajar-mengajar sehari-hari.

Salah satu sistem pendidikan yang diterapkan SMPN 1 Probolinggo adalah Moving Class (kelas berjalan). ”Moving Class merupakan sistem belajar-mengajar bercirikan siswa yang mendatangi guru di kelas, bukan sebaliknya,”terangnya. Sehingga, terdapat penamaan kelas berdasarkan bidang studi. Misalnya, Kelas Biologi, Kelas Bahasa, dan Kelas Fisika.

”Setiap kali subjek pelajaran berganti, maka siswa akan meninggalkan kelas, dan mendatangi kelas lainnya sesuai dengan bidang studi yang dijadwalkan,”terangnya. Moving Class, merupakan sistem pendidikan yang telah lama diimplementasikan diberbagai sekolah di luar negeri. Keunggulan sistem ini, para siswa lebih punya waktu untuk bergerak, sehingga selalu segar untuk menerima pelajaran. Sementara para guru, dapat menyiapkan materi pelajaran dengan lebih baik.

Selain sistem Moving Class, kekhasan sistem pendidikan SMP Negeri 1 adalah Bilingual System (sistem dwibahasa). Dengan komposisi 70 persen bahasa Inggris, dan 30 persen bahasa Indonesia. Hal itu dilakukan sebagai salah satu bentuk keinginan menyelenggarakan pendidikan berstandar internasional. Kekhasan lainnya adalah penerapan sistem Mother Class Program (program ibu kelas). Program ini, kata Wiwik, diadakan untuk menjembatani informasi yang ada dari sekolah ke orang tua, dan sebaliknya. Sebagai implementasinya, dalam setiap kelas, dipilih satu orang orang tua atau wali murid untuk menjadi Ibu Kelas.(*)

 

Radio Spensa Online


listen with Window Media Player   listen with Winamp   listen with iTunes   listen with RealPlayer

Tag (Metadata)

Monas University

Monash University seeks to improve the human condition by advancing knowledge and fostering creativity. It does so through research and education and a commitment to social justice, human rights and a sustainable environment. For more information, see Monash University's Vision webpage.

Buku Sekolah Elektronik

Buku merupakan cakrawala dunia, seringkali kita mendengar semboyan tersebut. Bahkan tidak jarang disampaikan bahwa buku merupakan indikator ilmu yang dimiliki, semakin banyak buku yang kita baca maka semakin banyak pula ilmu yang kita miliki. Singkatnya, buku merupakan gudang ilmu, sarana paling penting yang menyokong peningkatan mutu pendidikan.

Sekolah Gratis

Anak Indonesia Bebas Biaya Sekolah!
Ada kabar  gembira  bagi pendidikan Indonesia  ! di tahun 2009 ini  anak-anak Indonesia usia SD dan SMP dapat menikmati Sekolah bebas SPP.Sebuah harapan yang sudah lama diidam-idamkan , Sekolah Indonesia bebas biaya.Para orang tua bisa bernafas lega  karena Departemen Pendidikan Nasional  mengeluarkan kebijakan yang memberlakukan sekolah gratis, terutama pada sekolah negeri tingkat pendidikan dasa mulai SD sampai SMP.