Fasilitas
Lahan SMP Negeri 1 Probolinggo yang hanya seluas 3.600 m3 , sangat tidak memadai untuk menyelnggarakan sebuah sekolah bertaraf internasional yang mestinya memiliki lahan minimum 15.000 m3. Oleh karenanya, sesaat setelah penetapan sekolah ini menjadi sekolah rintisan SBI, melalui Dinas Pendidikan Kota Probolinggo sekolah mengusulkan relokasi sekolah.
Permohonan mendapat sambutan positif dari Walikota Probolinggo, dan sejak itu usaha terus menerus untuk mendapatkan lahan yang sesuai dilakukan tanpa kenal lelah. Memang tidak gampang mendapatkan hamparan lahan seluas 1,5 ha di daerah perkotaan seperti Kota Probolinggo, namun melihat strategisnya kepentingan ini bagi anak bangsa ke depan dan terutama untuk peningkatan mutu pendidikan di kota ini, dukungan semua pihak diperlukan. Barangkali inilah saatnya bagi pihak-pihak yang memiliki kesempatan untuk menyumbangkan pikiran, tenaga dan bahkan kesediaan untuk berkorban demi kepentingan pendidikan nasional.
Walaupun berada pada lahan yang sangat terbatas, fasilitas SMP Negeri 1 Probolinggo sudah lumayan memadai dan tentu berada di barisan depan di jajaran SMP-SMP Negeri di kawasa Probolinggo.






